Tembilahan – Seorang kameramen video yang terlibat dalam peliputan Turnamen Bupati Cup Inhil 2026 mengaku hingga kini belum menerima upah atas pekerjaan yang telah diselesaikannya. Dugaan tersebut ditujukan kepada admin Sarang Tawa yang disebut bertanggung jawab atas pembayaran jasa dokumentasi video senin, 20/07/2026
Berdasarkan keterangan pihak kameramen, sebelum pekerjaan dimulai telah ada kesepakatan lisan bahwa upah akan dibayarkan setiap satu minggu selama proses pengerjaan video berlangsung. Kesepakatan tersebut disampaikan langsung di awal kerja dan menjadi dasar pelaksanaan pekerjaan.
Namun, menurut pengakuan pihak kameramen, pembayaran yang dijanjikan tidak pernah direalisasikan selama pengerjaan terhitung. Turnamen Bupati Cup Inhil 2026 telah selesai dan hasil pekerjaan telah diserahkan, upah yang menjadi hak kameramen disebut belum juga dibayarkan.
"Kami bekerja berdasarkan kesepakatan yang telah disampaikan di awal. Janjinya pembayaran dilakukan setiap satu minggu, tetapi hingga turnamen selesai, pembayaran belum juga kami terima," ungkap pihak kameramen.
Pihak kameramen berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan secara baik-baik dengan memenuhi kewajiban pembayaran sesuai kesepakatan yang telah dibuat. Mereka menilai pemenuhan hak pekerja merupakan bentuk tanggung jawab dan profesionalisme dalam menjalin kerja sama.
Hingga berita ini diterbitkan, karna ada persetujuan dari pihak admin Sarang Tawa, jika belum di bayar pada sore minggu 19/07/2026 maka pihak kameramen akan menaikan rilis berita ke media sosial, janji sekaligus kesepakatan dua belah pihak. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak yang bersangkutan untuk memperoleh konfirmasi. Apabila terdapat penjelasan atau hak jawab dari pihak admin Sarang Tawa, redaksi akan memuatnya sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.