INDRAGIRI HILIR – Pembangunan Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 953/Harimau Rawa TNI AD di Kabupaten Indragiri Hilir resmi dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama, Rabu (22/07/2026).

Momen tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan satuan baru TNI AD yang diharapkan memperkuat pertahanan sekaligus mendukung pembangunan wilayah.
Pembangunan Yonif TP 953/Harimau Rawa merupakan kelanjutan dari dukungan masyarakat Indragiri Hilir, salah satunya melalui hibah lahan seluas 75 hektare oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Indragiri Hilir. Lahan tersebut menjadi lokasi pembangunan markas batalyon yang diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan pertahanan TNI AD di kawasan pesisir timur Riau.

Ketua KKSS Kabupaten Indragiri Hilir, H. Muhammad Haris, turut menghadiri prosesi peletakan batu pertama. Menurutnya, dimulainya pembangunan menjadi kebanggaan tersendiri karena komitmen masyarakat yang diwujudkan melalui hibah lahan kini mulai terealisasi.
"Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan dimulainya pembangunan Yonif TP 953/Harimau Rawa. Ini bukan sekadar pembangunan markas TNI, tetapi investasi untuk keamanan, ketahanan, dan masa depan Indragiri Hilir. Kami di KKSS merasa bersyukur dapat ikut berkontribusi melalui hibah lahan yang kini mulai dimanfaatkan untuk kepentingan bangsa dan negara," ujar Haris.
Ia berharap kehadiran Yonif TP 953/Harimau Rawa nantinya tidak hanya memperkuat sistem pertahanan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
"Kami berharap keberadaan Yonif ini membawa manfaat yang luas, mulai dari meningkatnya rasa aman, terbukanya peluang ekonomi, hingga semakin eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Semoga pembangunannya berjalan lancar, selesai sesuai target, dan menjadi kebanggaan bagi Indragiri Hilir," katanya.
Yonif TP 953/Harimau Rawa nantinya diharapkan menjalankan fungsi pertahanan sekaligus mendukung berbagai operasi militer selain perang, seperti penanggulangan bencana, pembinaan teritorial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Peletakan batu pertama menjadi simbol dimulainya pembangunan fisik markas sekaligus mempertegas sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung penguatan pertahanan nasional. Dengan dimulainya pembangunan tersebut, harapan besar pun disematkan agar Yonif TP 953/Harimau Rawa segera hadir sebagai satuan yang profesional, tangguh, dan dekat dengan masyarakat.