Mencermati Perilaku Keuangan dan Peran Standar Akuntansi dalam Dinamika Ekonomi Kontemporer

Selasa, 27 Januari 2026 | 17:22:02 WIB
Ket foto: HERASTY APRIYANI Mahasiswa

Saya mencermati bahwa dinamika keuangan saat ini menunjukkan kompleksitas pengambilan keputusan ekonomi yang tidak lagi dapat dijelaskan sepenuhnya melalui asumsi rasionalitas penuh. Dalam kajian manajemen keuangan dan perilaku keuangan yang dipelajari di perkuliahan, dijelaskan bahwa individu kerap dipengaruhi oleh bias kognitif, emosi, serta tekanan lingkungan dalam merespons informasi keuangan. Fenomena volatilitas pasar, perilaku spekulatif, hingga respons berlebihan terhadap informasi tertentu menjadi gambaran nyata dari kondisi tersebut. Hal ini memperkuat relevansi pendekatan perilaku keuangan dalam memahami realitas keputusan ekonomi di era kontemporer.

Saya juga mencermati bahwa Standar Akuntansi Keuangan memiliki peran penting sebagai instrumen normatif dalam menyediakan informasi keuangan yang andal, transparan, dan dapat dibandingkan. Dalam teori akuntansi, standar ini diasumsikan digunakan oleh pengambil keputusan yang rasional dan objektif. Namun, sebagaimana dibahas dalam kajian perilaku keuangan, informasi yang disajikan secara teknis benar tidak selalu dipahami dan dimanfaatkan secara tepat oleh pengguna. Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas keputusan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh standar pelaporan, tetapi juga oleh perilaku dan cara berpikir individu dalam menafsirkan informasi keuangan.

Dari perspektif manajemen, saya menilai bahwa integrasi antara perilaku keuangan dan Standar Akuntansi Keuangan menjadi kebutuhan strategis dalam menghadapi dinamika ekonomi masa kini. Pendekatan ini memungkinkan analisis yang tidak semata-mata berfokus pada ketepatan angka, tetapi juga pada bagaimana informasi tersebut dipersepsikan dan digunakan dalam praktik pengambilan keputusan. Dengan mengaitkan pemahaman teoritis yang diperoleh di perkuliahan dan fenomena empiris yang terjadi saat ini, opini ini diharapkan mampu mendorong cara pandang yang lebih kritis dan reflektif. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa manajemen, penyampaian opini berbasis keilmuan menjadi bentuk kontribusi akademik dalam mengarahkan pengambilan keputusan ekonomi yang lebih rasional dan berkelanjutan.

HERASTY APRIANI
MAHASISWA MANAJEMEN SEKOLAH PASCASARJANA UNILAK

Terkini