Bupati Herman Tutup Lomba Da’i Kamtibmas di GAS, 46 Pelajar Ikut Tanamkan Pesan Keamanan Lewat Dakwah

Senin, 19 Oktober 2026 | 19:38:32 WIB

TELUK PINANG – Sebanyak 46 pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengikuti Lomba Da’i Kamtibmas Tahun 2026 yang diselenggarakan Kepolisian Sektor (Polsek) Gaung Anak Serka (GAS). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lomba yang mengusung tema “Dengan Dakwah Kita Wujudkan Kamtibmas yang Aman, Sejuk, dan Lingkungan yang Lestari” tersebut resmi ditutup oleh Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., di Lapangan Upacara Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka, Minggu (18/10/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Herman mengapresiasi inisiatif Polsek GAS yang menghadirkan pendekatan keagamaan sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pembinaan keagamaan merupakan bentuk pendekatan yang dapat mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Melalui dakwah, pesan tentang pentingnya menjaga ketertiban, membangun kerukunan, serta menciptakan lingkungan yang aman dapat disampaikan dengan cara yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran kepolisian di tengah masyarakat, sesuai dengan slogan ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan nilai positif bagi kamtibmas, khususnya di Kecamatan Gaung Anak Serka,” ujar Bupati.

Bupati Herman juga menyampaikan bahwa Lomba Da’i Kamtibmas yang digelar Polsek GAS tersebut merupakan kegiatan pertama sejenis yang diselenggarakan di Kabupaten Indragiri Hilir. Atas inisiatif tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang telah memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berdakwah sekaligus menyampaikan pesan-pesan positif kepada lingkungan sekitarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda yang berkelanjutan, sehingga nilai-nilai agama tidak hanya dipelajari, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui tema yang diangkat, Bupati juga berharap dakwah dapat menjadi jembatan untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga keamanan, menciptakan suasana yang sejuk dan harmonis, serta meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Keikutsertaan 46 pelajar dari jenjang SD dan SMP menjadi bagian penting dalam upaya membangun karakter generasi muda sejak dini. Selain mengasah kemampuan berbicara di depan umum, perlombaan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan pesan keagamaan yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban.

Bupati Herman berharap para peserta dapat terus mengembangkan potensi diri dan menjadikan ilmu agama sebagai pedoman dalam bersikap. Dukungan orang tua, guru, tokoh agama, dan lingkungan pendidikan juga diperlukan agar pembinaan karakter generasi muda dapat berlangsung secara konsisten.

Kegiatan penutupan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Inhil, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Camat Gaung Anak Serka, Kapolsek GAS, Ketua BAZNAS Inhil, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Gaung Anak Serka, perwakilan Danramil 05/Gaung Anak Serka, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para pelajar dari berbagai sekolah di Kecamatan Gaung Anak Serka.

Melalui penyelenggaraan Lomba Da’i Kamtibmas, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, serta mendukung tumbuhnya generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab.

Terkini