Pemuda Enok Soroti Ketimpangan Pembangunan, Desak Pemerintah Perbaiki Infrastruktur

Pemuda Enok Soroti Ketimpangan Pembangunan, Desak Pemerintah Perbaiki Infrastruktur

ENOK, 14 Oktober 2026 — Mahasiswa dan pemuda Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menyoroti kondisi infrastruktur jalan, keterbatasan fasilitas publik, serta pemerataan pembangunan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Mereka mendesak pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat agar mengambil langkah konkret untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Sorotan tersebut disampaikan Riga, perwakilan mahasiswa dan pemuda Kecamatan Enok. Ia menilai, persoalan infrastruktur dan keterbatasan fasilitas publik perlu menjadi perhatian dalam agenda pembangunan daerah, mengingat dampaknya terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurut Riga, kondisi jalan di sejumlah wilayah, keterbatasan jembatan penghubung, serta belum optimalnya sarana dan prasarana publik menjadi kendala yang perlu segera ditangani melalui kebijakan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

“Sebagai salah satu kecamatan tertua, Enok seharusnya menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Namun, kondisi infrastruktur yang masih dikeluhkan masyarakat menunjukkan perlunya perhatian dan langkah nyata dari pemerintah,” ujar Riga.

Ia menjelaskan, infrastruktur yang kurang memadai berpotensi menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi lokal. Petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), misalnya, membutuhkan akses transportasi yang layak untuk mengangkut hasil perkebunan dan komoditas lokal menuju pasar.

Apabila persoalan tersebut tidak ditangani secara serius, biaya transportasi dan distribusi berpotensi meningkat sehingga dapat memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, perbaikan infrastruktur dinilai penting untuk mendukung produktivitas warga sekaligus memperkuat perekonomian lokal.

Selain sektor ekonomi, Riga menyoroti pentingnya pemerataan akses terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur dan fasilitas publik yang memadai merupakan bagian penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar serta mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan medis.

Ia juga menilai pembangunan Kecamatan Enok perlu diarahkan pada pengembangan potensi sumber daya alam dan kebudayaan setempat. Upaya tersebut, katanya, harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.

Pemuda Dorong Pemerintah Tetapkan Prioritas Pembangunan

Untuk menjawab berbagai persoalan tersebut, mahasiswa dan pemuda Kecamatan Enok mendorong pemerintah menetapkan sejumlah prioritas pembangunan berdasarkan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.

Pertama, melakukan pemetaan kondisi jalan dan jembatan penghubung, kemudian menetapkan prioritas perbaikan berdasarkan tingkat kerusakan, urgensi, serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat. Langkah ini dinilai penting agar penanganan infrastruktur dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Kedua, meningkatkan kualitas dan pemerataan fasilitas publik, terutama sarana pendidikan, fasilitas kesehatan dasar, serta akses jaringan internet di wilayah pedesaan. Pemerataan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan dasar dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ketiga, memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal melalui pendampingan teknis, peningkatan kapasitas usaha, serta program dukungan berkelanjutan bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM sesuai dengan potensi serta kebutuhan wilayah.

Riga berharap, berbagai usulan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun program dan mengalokasikan anggaran pembangunan pada tahun mendatang. Ia juga mendorong pemerintah melakukan peninjauan langsung ke lapangan agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat.

“Kami tidak meminta perlakuan istimewa. Kami berharap hak masyarakat untuk mendapatkan akses infrastruktur dan pelayanan publik yang layak dapat diperhatikan. Kami ingin pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat melihat langsung kondisi Enok dan menghadirkan solusi yang nyata,” tegasnya.

Riga turut mengajak media massa untuk mengawal persoalan pembangunan di Kecamatan Enok melalui pemberitaan yang berimbang dan berkelanjutan. Menurutnya, pengawasan publik dan penyampaian aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam mendorong perhatian pemerintah terhadap persoalan di daerah.

Ia menegaskan, pemerataan pembangunan perlu menjadi komitmen bersama agar masyarakat Kecamatan Enok memiliki kesempatan yang setara dalam memperoleh pelayanan publik, mengembangkan potensi ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan.

Bagi mahasiswa dan pemuda Enok, pembangunan tidak cukup hanya diukur dari perencanaan dan alokasi anggaran, tetapi juga dari sejauh mana hasilnya dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

#Pemerintah

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index