Baru Pulang Merantau, Pria di Bengkalis Ditemukan Gantung Diri

Baru Pulang Merantau, Pria di Bengkalis Ditemukan Gantung Diri
Ket foto: Saat dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan visum/pemeriksaan

BENGKALIS - Seorang pria bernama Sujar Wanto (32) ditemukan tewas diduga akibat gantung diri di sebuah rumah di Jalan Beringin, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Ahad (23/3) petang.

Kejadian ini menggemparkan keluarga dan warga sekitar setelah korban ditemukan dalam kondisi tergantung oleh adik-adiknya yang hendak mengantarkan makanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan jenazah korban bermula ketika dua adiknya, Elga Febriana (21) dan Agil Elazam (10), datang ke rumah tersebut sekitar pukul 17.00 WIB untuk mengantarkan makanan.

Saat masuk ke dapur untuk menyimpan makanan di lemari es, mereka dikejutkan dengan pemandangan mengerikan. Tubuh Sujar Wanto tergantung dengan tali yang terikat di kayu langit-langit rumah. Sontak, keduanya berlari ke rumah untuk memberitahu ayah mereka, Sajuri (50).

Mendapat kabar tersebut, Sajuri segera meminta bantuan kepada Sumarmiati (47), istri Ketua RT setempat, yang kemudian menghubungi pihak kepolisian.

Setelah menerima laporan, tim dari Polsek Mandau langsung menuju lokasi kejadian sekitar pukul 18.30 WIB. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendokumentasikan situasi, serta membawa jenazah ke RSUD Mandau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan tali pengikat kerbau berwarna cokelat yang diikat di kayu langit-langit rumah. Tubuhnya menempel pada dinding, dengan lidah menjulur keluar," ungkap Kapolsek Mandau Polres Bengkalis AKP Primadona dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/3/25) siang.

Pihak kepolisian juga mencatat bahwa korban baru pulang dari merantau sekitar dua atau tiga hari sebelum kejadian dan tinggal menumpang di rumah adiknya.

Pemeriksaan luar oleh dokter dari RSUD Mandau mengungkapkan bahwa korban mengenakan kaos abu-abu bertuliskan Armani Exchange serta celana pendek cokelat. Beberapa tato ditemukan di tubuh korban, termasuk tato gambar tengkorak di lengan kanan bawah dan tato bertuliskan sporatis di punggung.

Hasil visum juga menunjukkan adanya bekas jeratan pada leher berbentuk huruf V dengan warna cokelat kehitaman, serta tali masih terikat di leher korban. Namun, penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan karena pihak keluarga tidak mengizinkan autopsi.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain bekas jeratan di leher. Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya sendiri, meski motifnya belum diketahui.

#Peristiwa

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index